FAKE

Internet telah menjadi belantara teks. Gugel adalah dewa dari para dewa, yang selalu dipanggil-panggil ketika kita masuk ke rimba raya ini. Gugel memberi petunjuk jalan, meski ia bukan jalan itu sendiri. Ia membukakan, meski kadang juga tak menyelesaikan.

Tak bisa menyelesaikan karena Gugel kadang merekam dan mencatat yang palsu. Saya agak yakin, semua orang yang pernah memasukkan info pribadinya di internet pasti pernah memberi info atau data palsu. Alasannya macam-macam. Takut privasinya terganggu, malas, ingin tetap misterius, ingin aneh, atau ribuan alasan lain.

Namun kepalsuan memang menyatu dalam diri setiap orang. Mulai kapan? Mungkin mulai ketika ia mengenal orang lain. Kapan itu? Mungkin sejak nalarnya mulai tegak.

Dan di hadapan internet, ia adalah bagian intrinsik yang pantas untuk diusik. Tak usah jauh-jauh. Saya sendiri contohnya. Entah sudah berapa banyak kebohongan yang saya torehkan ketika mengisi informasi yang diminta, entah itu di layanan email, situs, blog, social network, dan banyak lagi. Saya sendiri sudah lupa berapa keranjang yang saya buang ke internet dan jadi sampah di sana. Sudah lupa saya berapa alamat email pernah saya buat, sekalipun sekarang hanya dua yang saya rawat benar-benar.

Itu karena ada bagian dalam diri saya yang tak mau orang lain boleh tahu. Misalnya, kalau saya lagi horn*, lalu mencari-cari di internet, nggak mungkinlah saya mendaftar dengan nama terang saya sesuai katepe atau akte lahir. Atau ketika saya mencoba jujur pada diri sendiri karena saya suka keindahan perempuan, saya nggak mungkin jujur lagi ketika mencoba menuntaskannya dengan mencarinya di internet.

Setiap orang memang punya ruang pribadi yang rawan disentuh atau diusik. Sekali bocor, ia bisa kalang kabut. Seolah-olah kiamat kecil terjadi. Namun saya belakangan ini mencoba untuk mengurangi pemakaian “identitas palsu” di internet. Bukan saya ingin sok suci dan sok baik memberi informasi sebenar-benarnya, tetapi karena identitas yang palsu membuat saya pusing kepala mengingat dan sekaligus merawatnya.

Pernah suatu kali saya harus mengakses sebuah informasi dari internet, dan ia meminta saya menuliskan tanggal lahir. Mampuslah saya, karena tak juga mendapatkannya karena tanggal lahir yang saya isi dulu palsu. Mau menjajal kombinasi tanggal dan bulan? Itu artinya 365 kombinasi. Itu baru untuk satu angka tahun. Mau berapa angka dijajal? Saya menyerah. Dan saya pun harus memupus keinginan mengakses informasi tadi. Begitulah. Yang palsu belakangan terasa membuat pusing.

Saya bermimpi, suatu saat ada killer apps atau killer services macam Gugel jaman sekarang, yang bisa mendeteksi sesuatu yang palsu di rimba raya ini, atau menyortir yang palsu-palsu dari jagad belantara internet.
Namun, mungkin itu tak akan terjadi sebelum semua manusia mati. Karena kepalsuan, sudah melekat dalam diri setiap manusia….

Ciledug…sembari ngobrol dengan sahabat lama…

5 Comments

  1. hoeda said,

    10 November 2007 at 9:31 pm

    Tapi kadang kalau semua identitas diumbar, bisa juga disalahgunakan oleh tangan-tangan jahil, tul gak sih ?

  2. wisnuhardana said,

    14 November 2007 at 5:42 pm

    Itulah repotnya bung hoeda. Terlalu banyak niat jahat ada dalam pikiran orang…

  3. Retty said,

    02 December 2007 at 6:48 pm

    Sebelum tahu benar apa itu “internet” saya santai saja isi ini itu sejujurnya. Sekarang baru ngeh akibatnya…alamat lengkapku tinggal di google langsung keluar…aduh!

  4. beautifulseason said,

    13 December 2008 at 11:02 pm

    Iya juga… mau jujur takut dijahatin… mau boong takut pas perlu data yang bener jadi repot.. kayaknya ..jangan terlalu sering masuk ke situs yang kemungkinan banyak orang ‘jahat ‘ didalamnya.. tapi yang jahat dan yang baik juga susah dibedakannya… jadi ?

  5. IMAM said,

    20 January 2009 at 2:46 pm

    say hello


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: