Tarif Selular Murah: Musik Klasik atau Lagu Dangdut?

Thomas L. Friedman, kolumnis yang disebut-sebut paling berpengaruh di Amerika Serikat saat ini, boleh saja bilang begini: Berkat kemajuan telekomunikasi dan internet, jagad menjadi datar. “The world is flat”. Tentu saja, bumi secara fisik tetaplah bola bulat, karena istilah “datar” cuma metafora yang dibuat Friedman untuk menggambarkan efek yang muncul dari telekomunikasi yang kian murah dan mudah tadi.

Menurut Friedman, telekomunikasi yang murah (cheap) dan tersedia dengan mudah di mana-mana (ubiquitous) membuat setiap orang di seluruh penjuru dunia kini dapat berpartisipasi dalam kancah bisnis global. Telekomunikasi dan teknologi informasi (TI) telah memompa globalisasi sepenuh-penuhnya, sempurna, menciptakan dunia yang datar, praktis tak berjarak, tak berjenjang, tak bersekat.

Namun, benarkah ia benar-benar datar, tak berjarak, tak bersekat, tak berjenjang, seperti yang dikatakan Friedman? Benar pulakah setiap orang telah menikmati telekomunikasi yang tarifnya kian murah ini dan menuai manfaat darinya?

Read the rest of this entry »

Advertisements

MENGGABUNGKAN TELEKOMUNIKASI DAN INTERNET

Acknowledgement: Tulisan ini adalah pengembangan dari Journalist Feedback Contest yang diselenggarakan oleh Indosat tahun 2006 dan dipresentasikan di depan direksi Indosat. Tulisan ini mendapatkan penghargaan sebagai 3rd Best Feedback for Indosat. Pemenang pertama adalah Sdr Erwan Widiarto dari Radar Jogja. Runner-up adalah Lukman Ariwibowo dari Majalah Selular. Saya bersama kedua rekan mendapatkan hadiah uang, sebuah Blackberry, dan jalan-jalan gratis ke Singapore dan Australia selama seminggu. Efek buruknya, muncul istilah “pelacuran jurnalistik” dalam sebuah blog, terkait dengan tulisan-tulisan lomba ini.  Silakan menilai sendiri, apakah saya melacurkan diri dengan menulis seperti ini :D. 

Read the rest of this entry »

3G:Gagap, Gugup, Gagal?

Acknowledgement: Ini adalah back to back winnership dari XL Writing Contest 2006, setelah tahun 2005 tulisan saya mendapatkan penghargaan yang sama untuk kategori yang sama dari penyelenggara yang sama. Dengan tulisan ini, akhirnya cicilan mobil saya jadi lunas deh…:D Thanks be to God.

Tahun 2001 layanan telekomunikasi 3G diperkenalkan di Jepang. Setahun berikutnya, Eropa mulai menikmatinya. Kawasan Amerika menjadi penikmat selanjutnya setelah Eropa. Kemudian menyusul beberapa negara Asia. Pertanyaannya, berhasilkah 3G diterima di pasaran yang secara ekonomi dan teknologi sudah matang itu? Tak semuanya. Bagaimana prospek layanan ini di negara-negara berkembang seperti Indonesia?

Read the rest of this entry »

Thomas L. Friedman

Saya lagi terkagum-kagum pada Thomas L. Friedman. Gara-garanya sederhana. Budi Rahardjo, doktor dari ITB, menyebutnya sewaktu acara XL Award, 24/11, di sebuah kafe di bilangan Menteng. Budi bilang, buku Friedman “The World is Flat” kalau dibaca enak sekali. Mengalir. Tidak seperti tulisan para jurnalis yang pada ikutan lomba XL Award, yang dia bilang jueleeek-jueleeek. (Kebanggaan saya sedikit berkurang karena stetmen Budi ini. Berarti saya menang lomba kali ini gara-gara pesaingnya jelek-jelek. Budi yang lain (Budiono Darsono) bilang lomba kali ini adalah yang terbaik dan pesertanya terbanyak dari yang pernah diselenggarakan). Ah, sudahlah. Ngomong lomba akan jadi narsis, sama seperti postingan awal di blog ini yang nyantumin tulisan gw yang menang di masa lalu. Back to Friedman…..

Read the rest of this entry »

Smart and Mobile Devices, Kunci Pertumbuhan Seluler dan Internet di Indonesia

Acknowledgement: Tulisan ini dimuat di PCplus No 242, 11-17 Oktober 2005. Ditulis setelah ada ide tema lomba XL writing contest 2005. Idenya didapat dari berita-berita yang aku baca melalui avantgo dari O2 Mini kepunyaan kantor. Beruntung, tulisan ini  mendapatkan penghargaan 1st winner XL Writing Contest  untuk kategori jurnalis. Gara-gara tulisan ini, jadi punya duit buat depe mobil…:p
 
Industri telekomunikasi bergerak (seluler) dan Internet, adalah dua anak kemarin sore bila dibandingkan sektor lain seperti pertambangan, perbankan, atau manufaktur. Namun, hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu dekade, anak-anak kemarin sore itu berhasil mengubah wajah dunia secara dramatis, menggeser peta ekonomi, politik, serta teknologi secara global, dan memermak perilaku individu-individu penggunanya di aras lokal.
Read the rest of this entry »

MEDIA PUN TERGAGAP MENGHADAPI ERA MULTIMEDIA

Acknowledgement: Tulisan ini dimuat di Tabloid PCplus edisi 55 (07-13 November 2001). Ide awalnya justru sebuah buku kecil tentang IT dan jurnalisme. Lalu, dengan alasan klasik sibuk, nggak sempat, males, akhirnya mentok menjadi sebuah artikel panjang. Dipublish di PCplus, lalu ada informasi lomba Indosat Writing Contest 2001. Jadi deh tulisan ini diikutkan. Biasanya, kalau ada lomba menulis, saya sering menulis belakangan setelah tema lomba diumumkan. Yang ini justru sebaliknya. Tulisan ini mendapatkan penghargaan 1st Winner untuk kategori jurnalis pada tahun 2001. Setelah membaca, Anda akan tahu apa yang di tahun 2001 masih angan-angan, kini sudah menjadi kenyataan, dalam bentuk yang lebih sempurna. Lebih matang.

Read the rest of this entry »

SEKS DI INTERNET SUNGGUH MENGERIKAN!!!

Acknowledgement: Tulisan ini dimuat di Tabloid PCPlus edisi 07, 28 November 2000. Dirangkai karena ada adrenalin kompetisi menulis yang digelar PKBI. Kompetisi selalu saya sukai, karena hanya dengan cara itu “level” daya nalar, kejelian, sikap kritis, bisa ditarik ke tingkat lebih tinggi. Tentu saja, hadiah juga menarik, tetapi rasanya bukan itu yang utama sekalipun juga penting. Tulisan ini mendapat penghargaan ketiga untuk Writing Contest itu. Untuk memudahkan pengelompokan, time stamp saya ubah ke tanggal pemuatan.

Ini bukan basa-basi atau menakut-nakuti. Kalau Anda memasukkan kata kunci “sex” di sebuah mesin pencari, Anda akan mendapatkan puluhan link yang merujuk pada situs yang memuat kata tersebut. Di Metacrawler, PCplus mendapatkan 65 link ke situs-situs tersebut. Menggunakan Google, hasilnya lebih dahsyat lagi: 20.900.000! Hampir 21 juta, Bung, Nona!

Read the rest of this entry »